PRESTASI

Mengenal Putri Eka Desinta, Siswa Berprestasi dalam Bidang Menulis

Putri Eka Desintha adalah siswa Negsago kelas IX B peraih prestasi menulis dalam Lomba Menulis Cerpen, Festival Virtual 4 Bahasa yang diselenggarakan oleh MAN 1 Sleman.

Dengan mengusung judul “Awal dari Kekalahan”, ia bermaksud menyampaikan pesan motivasi yang tercermin dalam judul ceritanya. Sebelumnya, Putri (sapaan akrab) pernah mengikuti kompetisi menulis cerpen di ajang yang cukup bergengsi. Ia mengikuti Lomba Menulis Cerpen Nasional, Event Hunter Indonesia dan mendapatkan kategori finalis 100 besar dengan urutan 59.


Sedikit cerita dalam prosesnya berkarya, ia mengaku semua berjalan tanpa ada yang istimewa. “Ah, saya rasa tidak ada yang spesial. Karya ini saya tulis tepat 6 jam sebelum waktu pengumpulannya ditutup. Tolong jangan ditiru! Alasan saya menulis begitu mepet, karena waktu itu ponsel saya sedang rusak. Padahal, cerpen yang sebelumnya sudah saya selesaikan di sana. Jadi, mau tidak mau saya harus menulis ulang, tanpa koreksi dari siapapun. Namun, ternyata saya cukup beruntung karena mendapatkan Harapan 1. Saya tahu usaha saya belum maksimal, tetapi saya bangga dengan apa yang telah saya raih.”

Anak pertama dari Nok Ekowati ini memang memiliki hobi menulis, membaca buku maupun e-book, menonton film, dan menari tarian modern. Ia mengaku menyukai dunia tulis-menulis sejak Sekolah Dasar. Karya tulisan yang telah ia lahirkan disadari bersumber dari kehidupan sehari-harinya.

Dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, percaya diri, dan selalu memberikan motivasi bagi teman-temannya, Putri mengatakan bahwa inspirasi menulisnya berasal dari pengalaman pribadi. Selain itu, ia juga banyak membaca buku atau cerita-cerita yang bisa diakses dari berbagai platform internet dan menonton film.

Putri berharap, untuk ke depan ia dapat meningkatkan kemampuan menulis dan lebih percaya diri menampilkan karyanya kepada khalayak. Pesan Putri kepada teman-temannya, “Teruslah berkarya dan selalu berlatih! Meskipun karya Anda belum dikenal oleh banyak orang, jangan putus asa. Semangat dan terus berlatih!”

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” (Pramoedya Ananta Toer)

About the author

rismaerniyati erniyati

Add Comment

Click here to post a comment