BERITA

#Refleksi92thSumpahPemuda: Tumpuan Bercahaya, Bangkit Tunjukkan Karya

Menilik sejarah bangsa, penuh perjuangan untuk meraih kemerdekaan di tengah perbedaan. Situasi di bawah tekanan, semakin menggelorakan semangat perjuangan. Rasa nasionalisme sempit dalam perlawanan kedaerahan, tak luput dari berbagai permasalahan.

Perlawanan yang masih bersifat kedaerahan, para kaum kharismatik menjadi tumpuan perjuangan,  angkat senjata adalah satu-satunya kekuatan yang bisa diandalkan, dan berakhirnya perlawanan tatkala pemimpin jatuh di tangan lawan, ternyata menjadi pemicu perpecahan. Bangsa se-Tanah Air yang mestinya sekawan, justru menjadi lawan. Namun demikian, berkat kegigihan para cendekiawan yang menginginkan persatuan, alhasil semangat “SATU” dalam jiwa Sumpah Pemuda berhasil diikrarkan.

Tepat 92 tahun silam, bangsa Indonesia di seluruh penjuru Nusantara mengikrarkan janji dan sumpah yang tertuang dalam rumusan Sumpah Pemuda.

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia

Kami putra dan putri Indoensia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia

Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”

Ikrar tersebut seakan menjadi mantra, bukan sekadar kata belaka, tetapi penuh makna yang mempersatukan bangsa Indonesia di dalam bingkaian Bhinneka Tunggal Ika. Bangsa Indonesia  dari berbagai daerah, berbagai golongan, dan berbagai lapisan bersatu padu untuk mewujudkan visi yang sama. Kemerdekaan Indonesia adalah tujuan utamanya.

Pentingnya peranan para pemuda juga disampaikan oleh Sang Proklamator Bangsa dalam pidatonya:

“Beri aku seribu orang tua, maka akan ku cabut Semeru dari akarnya.

Beri aku sepuluh pemuda, maka akan ku guncang dunia.”

Isi potongan pidato tersebut melukiskan bahwa betapa kuat dan pentingnya peranan pemuda dalam mengubah dunia. Di sisi lain, Presiden Pertama Negara Indonesia tersebut juga mengingatkan bahwa masa depan bangsa dan negara berada di tangan pemuda. Di tangan pemudalah tumpuan perubahan menjadi realita.

Bagaimana relevansi nilai-nilai Sumpah Pemuda di masa pandemi ini? Apakah semangat persatuan dan kesatuan pendiri negeri masih kita warisi? Sudahkah kita melakukan refleksi?

Tema peringatan Sumpah Pemuda di tengah-tengah perjuangan bangsa melawan makhluk tak kasat mata yang populer dengan sebutan virus Corona adalah Bersatu dan Bangkit. Peristiwa Sumpah Pemuda telah mengajarkan kepada para pemuda bahwa persatuan dibutuhkan untuk meraih kemenangan dan selalu semangat untuk bangkit pantang angkat tangan meskipun sepak terjang badai menghadang.

Sebagai pemuda yang menyandang status siswa, kita mestinya terus menggelorakan semangat belajar sepanjang masa. Tak henti-hentinya mengupayakan kemajuan pendidikan dengan berbagai daya dan upaya. Menjadi siswa yang aktif, inovatif, dan kreatif demi masa depan bangsa yang lebih bercahaya.

Melaksanakan proses belajar di tengah wabah pandemi ini tentu tak menyurutkan tekad siswa untuk terus mengukir prestasi. Hilang munculnya sinyal, borosnya paketan, menggunungnya penugasan di hampir semua mata pelajaran menjadi keluhan bagi mayoritas siswa maupun wali. Tentu semangat untuk bangkit yang telah diwariskan oleh para pendiri negeri harus kita ikuti.  Berbagai keluh, tak menyurutkan peluh.

Proses pembelajaran yang mengharuskan kehadiran gawai, merupakan tuntutan sekaligus tantangan bagi pemuda di era 4.0 untuk bersahabat dengan teknologi. Keberadaan gawai harus kita manfaatkan sebagaimana mestinya. Kita harus mampu memanajemen waktu dalam menggunakannya.

Gawai menjadi media pendukung yang menyediakan beraneka ragam menu belajar yang kita butuhkan. Kita dapat memaksimalkan pembelajaran untuk menambah pengetahuan. Asal pemanfaatannya jangan sampai kelewatan.

Lain sisi jika kita tak cerdas memanfaatkan keberadaan gawai. Waktu yang panjang dalam mengoperasikan, justru menjadi jurang kebodohan dan kemaksiatan. Tanpa sadar, hal ini pelan-pelan akan menjadi virus yang mematikan para pemuda yang mestinya menjadi tumpuan. (Khoiriyaningsih, S.Pd., Gr.)

Mari, gelorakan semangat Sumpah Pemuda! Tunjukkan bahwa kemajuan bangsa bisa  kita wujudkan melalui tangan pemuda! Tetaplah Bersatu dan Bangkit!

About the author

rismaerniyati erniyati

Add Comment

Click here to post a comment

Calendar

Januari 2021
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Recent Comments